CHRIS JOHN ANGGAP BANYUWANGI RUMAH KEDUANYA

1 04 2008

Tiga kali Chris John berlatih di Banyuwangi

Tepis Isu Dukun, Kerasan Karena Fasilitas Lengkap
Juara dunia tinju kelas bulu (57,1 kg) versi WBA itu sudah tiga kali berlatih di kota kecil ujung timur Pulau Jawa itu. Mengapa Chris memilih Banyuwangi?

ALDILA AFRIKARTIKA, Banyuwangi — Sebelumnya, Chris berlatih di kota ini sebelum menghadapi petinju Venezuela Jose Rojas (baca: Hose Rohas) dalam pertarungan part II di Jakarta, 3 Maret 2007 dan petinju Jepang Zaeki Takemoto, di Kota Kobe, 19 Agustus 2007 lalu.

Kini Chris kembali ke Kota Gandrung untuk kali ketiga. Keberadaan petinju kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, ini untuk mempersiapkan diri jelang menghadapi duel wajib (mandatory fight) melawan petinju Panama Roinet Caballero pada 26 Januari 2008 di Jakarta.

Kali ketiga kedatangan Chris John di Banyuwangi ini sempat memunculkan desas-desus tak sedap di telinga. Hampir setiap hari, terdengar nama Chris dibicarakan di warung-warung kopi. Seperti di warung-warung sekitar Taman Blamblangan, Taman Sri Tanjung, maupun depan Stadion Diponegoro. Mereka menduga, ada hal-hal mistis yang dicari Chris John di Bumi Blambangan.

Entah kebetulan atau tidak. Setelah dua kali berturut-turut ’bertapa’ di Kota Gandrung, keberuntungan selalu berada di pihak Chris. Dua kali dia berhasil mempertahankan gelar juaranya. Hal ini menambah santer desas-desus tersebut. Tak ayal, publik awam Banyuwangi benar-benar yakin bawah juara dunia itu memiliki orang pintar alias dukun bin paranormal di kota ini.

Benarkah? Saat ditanya, Chris John langsung tertawa lebar. “Ah…bisa saja. Hawa di Banyuwangi sangat enak dan cocok untuk latihan petinju. Gak ada itu (dukun, Red),” ujarnya.

Saat ditemui koran ini usai berenang di kolam renang Mirah Boxing Camp (MBC) Banyuwangi, dia memilih berlatih di tempat ini karena memiliki fasilitas lengkap. Mulai ring tinju, kolam renang, track sprint, Sehingga dia tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan beberapa latihan sekaligus. Tak hanya itu, penginapan, kebutuhan konsumsi, hingga tempat beribadah juga ada.

Selain itu, yang paling menarik bagi Chris John, karena kondisi alam Banyuwangi sangat mendukung. Misalnya di kawasan Gunung Ijen dan Perkebunan Kalibendo. Di tempat itu, dia merasa cocok untuk latihan fisik dengan berlari di tanjakan. “Hawa dan kondisi alam, di sini cocok. Fasilitasnya juga lengkap. Jadi tidak ada istilah dukun,” ujarnya sambil tertawa.

Chris yang kini bernaung di Harry’s Gym, Perth, Australia, kembali mengajak ngobrol seputar persiapannya menghadapi Roinet Caballero. Diakuinya, pertandingan yang akan diselenggarakan di Jakarta itu memang membutuhkan konsentrasi penuh. Maka dari itu, di Banyuwangi kali ini Chris memanfaatkan betul latihannya. Dia optimis bisa menang dalam mandatory fight kali ini. Motivasi Chris semakin bertambah seiring kedatangan dua orang yang paling dicintainya, sang istri Anna Maria Megawati, dan anak semata wayangnya Maria Luna Felisha yang datang langsung dari Semarang. “Kehadiran anak dan istri bisa menambah semangat latihan saya. Saya bersyukur karena mereka juga betah di Banyuwangi,” ujarnya.

Chris dijadwalkan berada di Bumi Blambangan hingga 22 Januari nanti. Setelah itu, petinju yang belum pernah kalah ini bertolak ke Jakarta lewat Bali. Selama dua pekan berada di Banyuwangi Chris benar-benar memanfaatkan latihannya. Sejak kedatangannya Sabtu 5 Januari lalu, jadwal latihan yang harus dilakoninya cukup padat dan berat. Tapi, Chris tampak menikmati. Dia bukan termasuk petinju manja. Tidak seperti lawan-lawannya yang langsung santai usai latihan. Seperti pasca sesi sparring, dia justru masih sibuk menggebuk punching ball, shadow box, spring jump, dan dilanjutkan sit up. “Tinju adalah adalah pekerjaan saya. Jadi, meski latihannya berat, harus tetap dilakoni. Dinikmati saja,” katanya.

Pemilik Sasana MBC Banyuwangi dan Bali Zainal Tayeb mengatakan, pihaknya sangat senang bisa menyediakan fasilitas lengkap untuk petinju kelas dunia seperti Chris John. Chris sudah menganggap MBC Banyuwangi seperti rumah kedua baginya. Dibanding MBC di Bali, fasilitas di MBC Banyuwangi tergolong lengkap. Ring tinju, kolam renang, dan track sprint, penginapan, berada dalam satu komplek. Kalau di Bali, ring, kolam renang, dan penginapan letaknya berjauhan. “Kalau disini, Chris tidak perlu menghabiskan waktu pergi ke tempat satu dan ke tempat lainnya. Semua sudah tersedia disini. Mau latihan model apa semua bisa dilakukan di sini,” tutur Zaenal.

Zainal sebetulnya menggemari dua olahraga. Yakni sepak bola dan tinju. Tetapi dirinya lebih menyukai tinju dibanding sepak bola. Mengapa? Di tinju, kata dia, semangat sportifitas sangat di junjung tinggi. Baik yang kalah maupun yang menang, sama-sama berpelukan usai pertandingan. “Ini tidak saya temui sepak bola. Saat tim kesayangannya kalah, suporternya malah ngamuk,” katanya, sambil menambahkan, tindakan tak sportif itu rata-rata dipicu kepemimpinan wasit yang kurang fair. “Saya mau mengurusi sepak bola asal semua pelaku bisa bertindak sportif,” tambahnya.

Terkait belum adanya promotor untuk pertarungan Chris John v Caballero, pria asal Makassar ini mengaku siap menjadi promotor untuk pertarungan tersebut. “Saya tidak pernah untung ketika menjadi promotor tinju di manapun. Rugi terus. Tetapi saya tetap mencintai tinju. Kali ini saya akan berusaha mencarikan Chris sponsor. Berapapun itu hasilnya. Insya Allah, Chris akan dapat bonus. Tapi (saya) belum tahu berapa nominalnya,” jlentrehnya.

Zaenal angkat topi kepada Chris. Ini karena dalam setiap pertandingan, dia tidak pernah menanyakan dan berorientasi soal bonus. Dia bertarung demi nama baik bangsa Indonesia. “Chris John menang, Indonesia bahagia. Mengapa setiap dari Banyuwangi, Chris selalu menang? Ini karena semua masyarakat Banyuwangi selalu mendukung dan berdoa demi kemenangan Chris,” pungkasnya.

Sumber : Radar Banyuwangi


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: