Kenapa Harus Blogger yang Dipersalahkan

6 04 2008

Oleh: Romdan M. Rijal

Akhir-akhir ini banyak sekali isu dan berita – baik di media massa atau elektronik – yang membahas masalah website pemerintah yang terkena deface. Tidak hanya website pemerintah saja yang terkena dari dampak deface orang-orang pinter di dunia TI, akan tetapi juga sudah merambah pada website golongan-golongan yang mengatasnamakan dirinya parpol (alias partai politik), contohnya website partai Golkar yang terkena dampak deface setelah website Depkominfo.
Siapakah sebenarnya di balik aksi ini? Banyak sekali orang yang berpendapat bahwa itu adalah aksi para Hacker dan Blogger. Salah satunya Roy Suryo – yang dengan bangganya disebut sebagai pakar Telematika Indonesia, yang sebenarnya tidak lain hanyalah seorang yang tidak tahu apa-apa tentang masalah TI) – yang mengatakan hal tersebut (defacing) adalah ulah dari Hacker dan Blogger. Inilah salah kutipan dari komentar Roy Suryo yang dimuat di media elektronika;
“Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah.” [kompas.com]
“Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif.” [detik.com]
Kalau begitu saya yang mempunyai blog ini adalah salah satu dari mereka-mereka yang melakukan aksi defacing juga dong. Benarkah apa yang dikatakan oleh Roy (orang yang menyebut dirinya sebagai sang pakar TI) tersebut, dengan mengatakan asal-asalan tanpa menyelidiki kebenaran dari perkataan yang telah diucapkannya.
Sebenarnya antara Hacker, Cracker dan Bloger mempunyai banyak perbedaan dan itu sudah menjadi hal yang tidak awam bagi para pecinta dunia TI. Akan tetapi sayangnya segelintir orang yang dengan sok tahunya asal-asalan bicara demi memuaskan kepentingan pribadinya. Tidak ada dunia TI jika tidak ada yang namanya Hacker, tidak ada komputer jika tidak ada Hacker, tidak ada internet jika tidak ada Hacker, tidak ada website, blog, email, dan lain-lain jika tidak ada Hacker. Banyak sekali peran dari seorang Hacker dalam pembangunan dunia TI di dunia ini. Hacker adalah orang-orang yang pembangun sistim jaringan pada komputer serta membangun sistim pertahanannya. Akan tetapi banyak orang yang mengatakan bahwa para pembobol sistim jaringan, pengrusak komputer, penyebar virus dikatakan sebagai Hacker. Hal tersebut adalah salah besar dan membuat Hacker sejati membuat kesal akan sebutan tersebut. Hal semacam itu adalah aksi dari seorang Cracker yang selalu merusak, membobol dan lain sebagainya. Jadi biasakanlah untuk membedaan dengan benar antara Hacker dan Cracker. Bapak TI kita – Onno W. Purbo mengatakan dalam sebuah artikelnya mengenai Hacker dan Cracker, sebagai berikut;

“Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.”

Itu adalah cuplikan dari tulisan yang dibuat oleh Onno W. Purbo yang dimuat pada salah satu Blog. Dari sini jadi menjadi jelaslah perbedaan antara Hacker dan Cracker.
Selanjutnya bagaimana dengan Blogger yang ikut-ikutan dipersalahkan oleh Roy. Blogger adalah sekumpulan orang-orang yang mencintai duni TI yang tidak mempunyai server dan web hosting sendiri dan bisa juga tidak mempunyai web atas domain sendiri untuk menampilkan semua yang mereka miliki pada website pribadinya. Jadi mereka menggunakan jasa website yang menyediakan pembuatan blog gratis untuk membuat webblog sendiri walaupun domainnya numpang pada web yang menyediakan jasa tersebut. Misalnya ‘romdan.wordpress.com’ atau ‘romdan-laros.blogspot.com’.
Jadi tidak bisa blogger dipersalakan begitu saja karena blogger adalah sekumpulan orang yang ingin menyalurkan hobinya saja di dunia TI dan apakah salah kalau kita ingin menambah wawasan serta pengetahuan pada dunia TI, toh negeri kita menuntut sudah saatnya kita berubah dan generasi muda harus lebih meningkatkan lagi kualitas dari SDM-nya.
Kembali lagi pada bahasan tentang defacing, sebenarnya aksi defacing bukanlah aksi yang asal-asalan merusak website orang. Akan tetapi di balik itu semua mereka ingin menyampaikan pesan mereka tentang keadaan negara yang sudah menjadi tidak terkendali lagi terutama keadaan harga yang tidak ada habis-habisnya malambung tinggi. Tidak ada yang perlu dipersalahkan akan aksi defacing para Cracker ataupun Hacker. Sekarang permasalahannya adalah bagaimana negara memanfaatkan keahlian para Hacker dan Cracker untuk sesuatu yang bisa berguna.
Para Hacker dan Cracker adalah orang-orang yang mempunyai keahlian pada dunia TI baik pada sistim pertahanan ataupun penyusupan (pembobolan). Kalau pemerintah bisa berpikir lebih jauh lagi sebenarnya kedua profesi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai Cyber Police untuk mempertahankan keamanan negara lewat dunia maya. Apalagi pemerintah sudah mengesahkan UU ITE yang bertujuan memperbaiki kualitas dari sistem informasi yang tersedia pada dunia TI ini. Tidak ada salahnya kalau orang-orang yang terbiasa dengan pertahanan dan pengrusakan dijadikan sebagai orang yang malah memperkuat sistim jaringan. Logikanya jika seseorang tersebut bisa menerobos sistim jaringan maka seseorang tersebut bisa mengetahui cela yang terdapat pada jaringan tersebut dan jika sudah mengetahui kelemahan tersebut maka tidak asing lagi bahwa mereka mampu untuk mempertahankan dan mengatasi kelemahan tersebut.
Jadi terima kasih kepada Bapak Depkominfo yang mengundang dan mengajak diskusi para Hacker / Cracker / Blogger untuk diajak mempertahankan sistim jaringan negara lewat dunia TI. Ini sama artinya istilah memanfaatkan kekurangan menjadi kelebihan.
Terus berjuang para Hacker, Cracker dan Blogger…kita kembangkan kemampuan kita lewat dunia TI…salam Romdan M. Rijal.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: