CBIS

27 10 2008

CBIS

(Computer Based Information System)

oleh: Romdan M. Rijal

A. Pengertian CBIS

Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan. Istilah-istilah yang terkait dengan CBIS adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.

Data

Berikut adalah tiga pengertian Data dari sudut pandang yang berbeda-beda:

  1. Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
  2. Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut: “Business data is an organization’s description of things (resources) and events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
  3. Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.

Jadi data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

Informasi

Berikut juga akan disampaikan pengertian informasi dari berbagai sumber:

  1. Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System :ConceptualFoundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
  2. Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
  3. Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
  4. Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.

Dari keempat pengertian seperti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Sistem Informasi

Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

Berbasis Komputer

Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer.

Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

B. Era Globalisasi dan Tingginya Tingkat Kompetisi

Beberapa strategi yang dapat dilakukan setiap perusahaan untuk dapat memenangkan kompetisi yang dilakukan di era yang penuh gejolak ini.

  1. Penguasaan teknologi untuk menghasilkan produk barang maupun jasa.
  2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  3. Marketplace yang tepat.
  4. Terbentuknya sistem informasi yang akurat untuk membantu setiap pengambilan keputusan.

C. Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer

Sub sistem dari CBIS adalah :

  1. Sistem Informasi Akuntansi
  2. Sistem Informasi Manajemen
  3. Sistem Pendukung Keputusan
  4. Automasi Kantor (Virtual Office)
  5. Sistem Pakar

D. Kontribusi CBIS

Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi subunit-sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :

  • penghematan waktu (time saving)
  • penghematan biaya (cost saving)
  • peningkatan efektivitas (effectiveness)
  • pengembangan teknologi (technology development)
  • pengembangan personel akuntansi (accounting staff development).

Dengan berbagai manfaat dan kontribusi yang diberikan tersebut, diharapkan setiap perusahaan dapat bertahan dalam arena kompetisi yang semakin ketat.

Advertisements




PEREMPUAN

15 10 2008

PEREMPUAN
Romdan M. Rijal (Rijal Kalong)

Kepada Perempuan…
Yang dikala malam menjelang
Selalu menjadi pancaran sinar yang cemerlang

Kepada perempuan…
yang dikala malammu
Selalu ditemani kidung-kidung kesepian

Kepada Perempuan…
Yang selalu memberi luka
Dikala akhir masa perjalanamu

Kepada perempuan…
Dimana akhir perjalananmu
Yang selalu kau nanti dengan segala rintanganmu
Yang tiada kau akhiri perjalanannya

Malang, 19 Juni 2008





SATU YANG SATU

15 10 2008

SATU YANG SATU
Romdan M. Rijal (Rijal Kalong)

meratap aku di kaki-Mu
dengan sebentuk bongkahan lara dihatiku
Hanya kasihmu lah yang kutuju
Melanjutkan hidup yang kutempuh

Tak satupun lain di angan dan hatiku
Ketika setetes embun menyentuhku
Hanya satu nama yang ada di hatiku
Ilahi robi..engkaulah Tuhanku

Malang, 30 November 2007





JERITAN MIMPI MERANA

15 10 2008

JERITAN MIMPI MERANA
Romdan M. Rijal (Rijal Kalong)
hayal-hayal bumi menembus persendian nadi
detak-detak jantung melarikan hati

bukan bunda yang membawaku ke dunia mimpi
tapi jiwa yang telah terbakar dan membara
menggaris takdir dunia

lonceng-lonceng yang terus menderu
membangkitkan ketegangan jasmani
roh-roh di jagad raya serasa berseru
jiwa hati ini tak boleh mati

wahai burung gagak yang sedang melancarkan pancaran matanya ke penjuru segala…
lihatlah diriku yang sedang membara…
terbakar dan ternoda…
jeritan mimpi merana…

Malang, 15 oktober 2008





Sawah Desaku

15 10 2008

ini adalah hasil hunting fotografi saya di sawah desa saya…sederhana sih tapi ya ini adalah hasil otodidak saya belajar tentang fotografi dengan tema “Sawah Desaku”