JERITAN MIMPI MERANA

15 10 2008

JERITAN MIMPI MERANA
Romdan M. Rijal (Rijal Kalong)
hayal-hayal bumi menembus persendian nadi
detak-detak jantung melarikan hati

bukan bunda yang membawaku ke dunia mimpi
tapi jiwa yang telah terbakar dan membara
menggaris takdir dunia

lonceng-lonceng yang terus menderu
membangkitkan ketegangan jasmani
roh-roh di jagad raya serasa berseru
jiwa hati ini tak boleh mati

wahai burung gagak yang sedang melancarkan pancaran matanya ke penjuru segala…
lihatlah diriku yang sedang membara…
terbakar dan ternoda…
jeritan mimpi merana…

Malang, 15 oktober 2008





Sawah Desaku

15 10 2008

ini adalah hasil hunting fotografi saya di sawah desa saya…sederhana sih tapi ya ini adalah hasil otodidak saya belajar tentang fotografi dengan tema “Sawah Desaku”





KETERKAITAN ANTARA DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN DIBENTUKNYA UU ITE

18 06 2008

Oleh: Romdan M. Rijal

BAB I
PENDAHULUAN1.1Latar Belakang Masalah
Seiring dengan berkembangnya era globalisasi, perkembangan teknologi semakin pesat terutama teknologi indormasi. Kemajuan teknologi informasi telah mengubah hidup manusia menjadi lebih mudah karena teknologi selalu memanjakan manusia dengan segala kecanggihannya dan daya kerjanya yang efektif dan efisien.
Keberadaan teknologi informasi saat ini tidak hanya digunakan oleh beberapa kalangan saja melainkan semua pihak sudah banyak yang menggunakan teknologi informasi, baik instansi pemerintahan maupun instansi swasta, baik badan usaha maupun masyarakat umum. Instansi pemerintah baik departemen maupun non departemen sudah banyak yang memanfaatkan akan kecanggihan teknologi. Teknologi informasi dalam instansi pemerintahan digunakan untuk mengelola semua jenis data, memberikan informasi dan juga ada yang memberikan fasilitas diskusi secara interaktif melalui situs pemerintah secara Online. Demikian juga halnya dengan instansi swasta atau badan usaha yang menggunakan teknologi informasi untuk mengelola semua jenis datanya, melakukan transaksi penjualan secara online atau yang biasa dikenal dengan sebutan e-commerce.
Namun tidak semua kecanggihan teknologi informasi dipergunakan sepenuhnya untuk hal yang positif. Banyak sekali tindak kriminal yang menggunakan teknologi sebagai fasilitas utamanya. Misalnya saja tindak pembajakan VCD/DVD, pembuatan uang palsu, pemalsuan surat-surat penting, pembobolan rekening Bank yang kesemuanya dilakukan dengan menggunakan teknologi terutama teknologi informasi.

1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan atas latar belakang masalah yang ada, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
1)Bagaimanakah perkembangan teknologi informasi dan perannya di Indonesia?
2)Apa sajakah dampak teknologi informasi?
3)Apa sajakah permasalahan yang terkait dengan teknologi informasi?
4)Apakah tujuan dibentuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)?

1.3Tujuan Pembahasan
Berlandaskan atas rumusan masalah di atas, tujuan pembahasan makalah ini meliputi:
1)Mendiskripsikan bagaimana perkembangan teknologi informasi dan perannya di Indonesia.
2)Mendiskripsikan dampak dari teknologi informasi.
3)Permasalahan yang terkait dengan teknologi informasi.
4)Mendiskripsikan tujuan dibentuknya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

BAB II
PEMBAHASAN


2.1Perkembangan Teknologi Informasi dan Perannya di Indonesia
Teknologi informasi merupakan teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan menjadi informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis dan pemerintahan. Teknologi informasi menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya dan teknologi komunikasi yang digunakan agar data dapat disebar dan dapat diakses secara global.
Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini diknal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sekarang ini sudah marak dengan berbagai kata yang diawali dengan huruf “e” seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, dan yang lainnya lagi yang dipengaruhi oleh elektronika.
Teknologi informasi telah menjadi alat yang sangat penting untuk sekarang ini. Teknologi informasi telah merambah di semua kalangan dan menjadi kebutuhan yang dominan karena perannya di segala bidang yang mengubah segalanya menjadi lebih efektif dan efisien. Peran teknologi informasi telah merambah pada bidang pendidikan, pemerintahan, dan ekonomi bisnis.
Dalam bidang pendidikan, teknologi informasi telah memberikan cara baru dalam belajar. Modul-modul pembelajaran sekarang ini sudah banyak yang dapat ditemukan melalui internet, bahkan pemerintah telah menyediakan modul untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang sudah dapat di-download lewat internet secara legal. Selain itu juga banyak situs selain pemerintah yang menyediakan modul pembelajaran yang dapat diakses secara gratis dan musah.

2.2Dampak Teknologi Informasi
Kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi kini telah banyak membantu semua kalangan dalam menjalankan setiap aktivitasnya. Banyak sekali pekerjaan yang terselesaikan dengan lebih cepat karena penggunaan media baru, canggih dan berteknologi tinggi. Kemajuan teknologi telah banyak memberi kebebasan kepada para penggunanya untuk melaksanakan setiap aktifitasnya dengan sebebas mungkin. Misalkan saja kebiasaan mengirimkan surat melalui kantor pos yang biasanya paling cepatsampai kepada penerima, kini dengan adanya teknologi yang berkembang dengan pesat, surat sudah dapat terkirim dan dapat diterima dalam hitungan beberapa menit saja. Kemajuan teknologi ini telah banyak mengandung nilai positif kepada masyarakat, misalkan saja menjadikan kondisi baru berupa kebebasan untuk memilih, menjadikan aktifitas lebih cepat selesai, keakuratan data lebih terjamin, menjadikan pengguna teknologi menjadi pengendali utama, dan terjadinya penurunan biaya.
Selain nilai positif yang telah membantu dalam kehidupan masyarakat, namun keberadaan teknologi ternyata juga mempunyai dampak yang negatif pula. Teknologi yang berdampak negatif disebabkan oleh para pengguna teknologi pula, misalkan saja penggunaan teknologi nuklir, senjata berteknologi tinggi yang digunakan dalam aksi terorisme.
Banyak sekali tindakan kriminal yang diakibatkan oleh kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Istilah yang kini populer oleh pengguna teknologi adalah cyber crime yakni pelaku kejahatan lewat dunia maya atau lewat dunia internet. Aksi kriminal yang terjadi dengan menggunakan teknologi informasi misalkan saja pengrusakan website-website resmi dan legal yang dimiliki oleh beberapa instansi. Selain itu juga sering sekali terjadi tindak pencurian dana kartu kredit melalui pembelanjaan lewat internet.

2.3Permasalahan yang Terkait dengan Teknologi Informasi
Yang menjadi permasalahan dalam transaksi melalui media elektronik atau internet adalah belum terakomodasinya sistem informasi elektronik dalam sistem hukum indonesia secara komprehensif. Belum terakomodasinya sistem informasi elektronik tersebut mengakibatkan sistem informasi rentan untuk diubah, disadap, dipalsukan, dan dikirim ke berbagai penjuru dunia dalam waktu hitungan detik. Dengan demikian dampak yang diakibatkan pun bisa demikian kompleks dan rumit.
Permasalahan yang lebih luas terjadi pada bidang keperdataan karena transaksi elektronik untuk kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik (electronic commerce) telah menjadi bagian dari perniagaan nasional dan internasional. Kenyataan ini menunjukkan bahwa konvergensi di bidang teknologi informasi, media, dan informatika (telematika) berkembang terus tanpa dapat dibendung, seiring dengan ditemukannya perkembangan baru di bidang teknologi informasi, media, dan komunikasi.
Kegiatan melalui media sistem elektronik, yang disebut juga ruang siber (cyber space), meskipun bersifat virtual dapat dikategorikan sebagai tindakan atau perbuatan hukum yang nyata. Secara yuridis kegiatan pada ruang siber tidak dapat didekati dengan ukuran dan kualifikasi hukum konvensional saja sebab jika cara ini yang ditempuh akan terlalu banyak kesulitan dan hal yang lolos dari pemberlakuan hukum. Kegiatan dalam ruang siber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik.
Dengan demikian, subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai Orang yang telah melakukan perbuatan hukum secara nyata. Dalam kegiatan e-commerce antara lain dikenal adanya dokumen elektronik yang kedudukannya disetarakan dengan dokumen yang dibuat di atas kertas.
Berkaitan dengan hal itu, perlu diperhatikan sisi keamanan dan kepastian hukum dalam pemanfaatan teknologi informasi, media, dan komunikasi agar dapat berkembang secara optimal. Oleh karena itu, terdapat tiga pendekatan untuk menjaga keamanan di cyber space, yaitu pendekatan aspek hukum, aspek teknologi, aspek sosial, budaya, dan etika. Untuk mengatasi gangguan keamanan dalam penyelenggaraan sistem secara elektronik, pendekatan hukum bersifat mutlak karena tanpa kepastian hukum, persoalan pemanfaatan teknologi informasi menjadi tidak optimal.

2.4Tujuan dan Pengaruh Pembentukan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Keberadaan Teknologi Informasi
Fenomena akan meluasnya penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia ini ternyata belum mempunyai kepastian hukum yang jelas. Terbukti sejak masuknya teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia ini masih belum terbentuk satu Undang-undang pun yang mengatur akan hal tersebut. Sehingga pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia masih belum sepenuhnya digunakan untuk hal yang positif. Maraknya aksi pembobolan rekening seseorang melalui internet serta pengubahan data transaksi yang masuk melalui komputer masih belum mendapatkan kepastian hukum, sehingga hal tersebut menjadi suatu hal yang dihalalkan dan dibiasakan.
Fakta menunjukan bahwa masyarakat umum dan perbankan khususnya telah melakukan kegiatan transaksi yang seluruhnya menggunakan teknologi informasi sebagai alat (media). Berdasarkan data transaksi elektronik melalui perbankan di Indonesia (BI 2005); jumlah transaksi mencapai 1,017 milliar (39,9 juta pemegang kartu); dengan nilai transaksi mencapai Rp 1.183,7 trilyun yang dikelola 107 penyelenggara.
Mengingat transaksi elektronik ini meningkat, maka sangat diperlukan payung hukum untuk mengaturnya, untuk itulah UU  ITE menjadi urgen dan mendesak, demikian Dirjen APL Telematika  Depkominfo, Cahyana  Ahmadjayadi.
Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ini sebenarnya sudah diajukan pada tahun 2005, namun baru disahkan pada tahun 2008. Sehingga yang sebelumnya hanya disebut dengan RUU ITE (karena belum disahkan), sekarang disahkan menjadi Undang-Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (karena sudah disahkan).
Disahkannya UU ITE di Indonesia ini membawa angin segar bagi banyak kalangan. Pihak-pihak yang menggunakan teknologi informasi, komunikasi dan elektronik sebagai media dalam melakukan transaksi, seperti e-banking, e-commerce, e-buy telah mendapatkan perlindungan serta kepastian hukum dalam menjalankan transaksinya. Kepastian hukum tentang teknologi informasi, komunikasi dan transaksi elektronik tersebut mendapatkan kepastian hukum, karena Undang-undang tersebut mencakup materi tentang informasi dan dokumen elektronik, pengiriman dan penerimaan surat elektronik, tanda tangan elektronik, sertifikat elektronik, penyelenggaraan sistem elektronik, transaksi elektronik dan hak kekayaan intelektual dan privasi. Yang menjadikan berubah dari dunia maya (cyber) dengan diundangkannya UU ITE saat ini adalah semua hal yang berkaitan dengan informasi, komunikasi dan elektronika dapat dijadikan sebagai bukti dalam proses peradilan serta kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut mempunyai payung hukum.

BAB III
PENUTUPAN3.1Kesimpulan

Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini diknal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sekarang ini sudah marak dengan berbagai kata yang diawali dengan huruf “e” seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, dan yang lainnya lagi yang dipengaruhi oleh elektronika.
Manfaat dari teknologi informasi telah banyak dirasakan oleh banyak kalangan. Namun disamping itu semua, teknologi informasi mempunyai dampak negatif yang dapat merugikan banyak pihak. Aksi kejahatan dengan menggunakan teknoogi informasi sebagai medianya, telah banyak terjadi dan telah banyak merugikan banyak pihak. Pihak yang sering dirugikan adalah kalangan perbankan yang selalu terjadi kasus pembobolan atau pencurian rekening melalui internet dan juga pihak-pihak yang ditipu karena malakukan transaksi melalui internet. Menurut Penulis, banyaknya aksi kejahatan dengan menggunakan teknologi informasi tersebut karena belum jelasnya hukum yang mengatur akan hal tersebut.
Akhirnya pada tahun 2008, Undang-undang yang mengatur tentang Informasi dan Transaksi Elektronik disahkan oleh Pemerintah. Undang-undang tersebut mencakup materi tentang informasi dan dokumen elektronik, pengiriman dan penerimaan surat elektronik, tanda tangan elektronik, sertifikat elektronik, penyelenggaraan sistem elektronik, transaksi elektronik dan hak kekayaan intelektual dan privasi. Jadi diharapkan, dengan disahkannya Undang-undang ini, kepastian hukum tentang informasi dan transaksi elektronik lebih terjamin.

3.2Saran
Dengan melihat isi dari UU ITE demi kamajuan Indonesia, di sini Penulis mengajukan dua saran terkait dengan Undang-undang tersebut, yakni:
1)Mohon ditinjau kembali tentang adanya pasal krusial dalam Undang-undang ini, yakni pasal 27 – 29, khususnya pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik. Terlihat jelas bahwa Pasal tentang penghinaan, pencemaran, berita kebencian, permusuhan, ancaman dan menakut-nakuti ini cukup mendominasi di daftar  perbuatan yang dilarang menurut UU ITE. Bahkan sampai melewatkan masalah spamming, yang sebenarnya termasuk masalah vital dan sangat mengganggu di transaksi elektronik. Pasal 27 ayat 3 ini yang juga dipermasalahkan juga oleh Dewan Pers bahkan mengajukan judicial review ke mahkamah konstitusi. Perlu dicatat bahwa sebagian pasal karet (pencemaran, penyebaran kebencian, penghinaan, dsb) di KUHP sudah dianulir oleh Mahkamah Konstitusi.
Para Blogger patut khawatir karena selama ini dunia blogging mengedepankan asas keterbukaan informasi dan kebebasan diskusi. Kita semua tentu tidak berharap bahwa seorang blogger harus didenda 1 miliar rupiah karena mempublikasikan posting berupa komplain terhadap suatu perusahaan yang memberikan layanan buruk, atau posting yang meluruskan pernyataan seorang “pakar” yang salah konsep atau kurang valid dalam pengambilan data. Kekhawatiran ini semakin bertambah karena pernyataan dari seorang staff ahli depkominfo bahwa UU ITE ditujukan untuk blogger dan bukan untuk pers. Pernyataan ini bahkan keluar setelah Bapak Nuh menyatakan bahwa blogger is a part of depkominfo family (blogger adalah bagian dari keluarga depkominfo). Padahal sudah jelas bahwa UU ITE ditujukan untuk setiap orang.
2)Mohon diperjelas dan diperdetail lagi dengan peraturan dalam tingkat lebih rendah dari UU ITE (Peraturan Menteri, dsb). Masalah-masalah tersebut adalah
a)Spamming, baik untuk email spamming maupun masalah penjualan data pribadi oleh perbankan, asuransi, dsb.
b)Virus dan worm komputer (masih implisit di Pasal 33), terutama untuk pengembangan dan penyebarannya.
c)Kemudian juga tentang kesiapan aparat dalam implementasi UU ITE. Amerika, China dan Singapore melengkapi implementasi cyberlaw dengan kesiapan aparat. Child Pornography di Amerika bahkan diberantas dengan memberi jebakan ke para pedofili dan pengembang situs porno anak-anak.
d)Terakhir ada yang cukup mengganggu, yaitu pada bagian penjelasan UU ITE. Pada bagian tersebut sama persis dengan bab I buku karya Prof. Dr. Ahmad Ramli, SH, MH berjudul Cyberlaw dan HAKI dalam Sistem Hukum Indonesia. Kalaupun Bapak Ahmad Ramli ikut menjadi staf ahli penyusun UU ITE tersebut, seharusnya janganlah terkesan sama persis dengan buku bab 1 untuk bagian Penjelasan UU ITE, karena nanti yang tanda tangan adalah Presiden Republik Indonesia. Mudah-mudahan yang terakhir ini bisa direvisi dengan cepat.

DAFTAR PUSTAKA

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 2008, (Online) (http://www.ri.go.id/, diakses 1 Mei 2008).
Penjelasan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 2008, (Online) (http://www.ri.go.id/, diakses 1 Mei 2008).
. 2008. UU ITE, Mutlak diperlukan, (Online) (http://jabar.go.id/user/ detail_berita_umum.jsp?id=588, diakses 4 Mei 2008).
Satria Wahono, R. 2008. Analisa UU ITE, (Online) (http://www.depkominfo.go.id/, diakses 4 Mei 2008).
Soekarna, N. 2001. Dampak Teknologi Informasi. Makalah disajikan dalam seminar sehari tentang Dampak Teknologi Informasi Ditinjau dari Sisi Pendidikan dan Kriminalitas di Bogor, Oktober 2001.
Wardiana, W. 2006. Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia, (Online) (http://www.depkominfo.go.id/, diakses 1 Mei 2008).





Tip Hidup Sehat

8 04 2008

Oleh : Dra. Yuniati Ekaningsih, MM, Puslitbang SDM Balitbang Dephan


HIDUP SEHAT MENURUT Dr. TAN TIEW LIAT

Dengan berbagai pengetahuan yang dimilikinya ia sangat hati-hati mengkonsumsi makanan maupun minuman, ia tidak lagi minum kopi kendati dulu disukainya “Kalau orang setua saya (76 tahun) minum kopi sekali, berarti kortisol dalam waktu 24 jam, kortisol akan berkumpul jika terus mengkonsumsi kopi. Jika sudah demikian, segala penyakit akan datang, misalnya kita akan jadi pikun” katanya.
Air putih adalah minuman terbaik, karena dapat menggelontor lemak-lemak tubuh, seberapa banyak kita minum air putih per hari ? “Ukurannya yaitu sampai urine kita tidak berwarna, urine yang sehat adalah yang bening seperti air ledeng, tidak berwarna”. Katanya.
Dr. Tan menganjurkan kepada pasien-pasiennya untuk makan tomat, dan mentimun, saya perhatikan hanya dalam waktu tiga hari atau seminggu, kondisi kesehatan mereka mengalami kemajuan.
Ia sangat yakin, apabila setiap orang mau menjaga diri dan merawat diri, ia akan mendapatkan kesehatan yang prima, yang mempunyai usia hidup aktif. “Dampaknya tentu sangat positif yang jelas kita tidak merepotkan diri sendiri di usia lanjut dan tidak tergantung pada pasangan , anak-anak, atau orang – orang disekitar kita. Saya mempunyai tujuan mempertahankan anda hidup yang berkualitas demi kemanusiaan dengan mempraktekan kejujuran serta kebenaran untuk tujuan tersebut, tuturnya”.
Apakah yang dimaksud makanan dengan makanan yang seimbang ? Makanan yang seimbang adalah : makanan sehari hari yang mengandung berbagai zat gizi, dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk hidup sehat secara optimal. Komposisinya terdiri dari Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

Ada beberapa cara hidup sehat yang dapat kita lakukan yaitu :

1. Istirahat Cukup : tidur sehari 6-8 jam.

2. Makan makanan yang mengandung gizi seimbang terdiri dari : Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah sesuai kebutuhan tubuh untuk hidup sehat secara optimal.

3. Rutin Berolah raga 3 kali seminggu dalam waktu 1/2 -1 jam, tidak perlu memaksa dan membebani tubuh untuk berolah raga, terlalu berat, jalani degan teratur, nyaman dan menyenangkan, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik.

4. Kendalikan Stress, melalui banyak cara :
a. Menyanyi
b. Rekreasi
c. Kerja jujur, tulus iklas & cepat
d. Positive Thinking

5. Sabar & mensyukuri nikmat dgn cara :
a. Tidak mudah marah
b. Tidak menganggap kita paling hebat
c. Komunikasi & menyayangi semua orang.
d. Mensyukuri nikmat dengan menyadari bahwa hidup ada akhirnya mensyukuri yang kita dapat, membagi kepada orang yang membutuhkan /beramal.

6. Berdo’a:
a. Supaya selalu diberi kesehatan Jiwa/ Raga
b. Supaya selamat hidup di dunia & akhirat

Bagaimanan Pola makanan yang baik untuk kesehatan jantung.
1. Gunakan aneka ragam bahan makanan dalam menu sehari-hari akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pengatur dan zat pembangun bagi tubuh kita.
2. Batasi makanan yang berlemak dan tinggi kolestrol : kuning telur, otak, jerohan, mentega, eskrim, keju, goring-gorengan santan kental.
3. Tingkatkan konsumsi kacang-kacangan dan hasil olahannya : tempe, tahu, susu kedelai.
4. Tingkatkan konsumsi serat : sayur-sayuran dan buah-buahan
5. Batasi pemakaian garam dapur maksimal 5 gm/ hari (1-1,5 sendok teh).

PANCA USAHA JANTUNG SEHAT.

SEIMBANG GIZI

ENYAHLAH ROKOK

HINDARI DAN ATASI STRESS

AWASI TEKANAN DARAH

TERATUR BEROLAH RAGA

CARA MEMASAK MAKANAN RENDAH LEMAK :
1. Dengan micro wave
2. Ditumis, diungkap, dikukus, direbus, dibakar, dipanggang.
3. Sebelum dimasak bahan makanan diambil lemaknya.
4. Gunakan bumbu sebagai pengganti rasa gurih dari lemak
5. Gunakan minyak tak jenuh, minyak jagung, minyak kedelai, minyak kacang tanah, minyak bunga matahari, minyak ikan , minyak jaitun, minyak wijen, minyak kelapa sawit.
6. Batasi makanan yang digoreng.

CARA MENURUNKAN BERAT BADAN :

1. DIET:
a. Diet yang benar yaitu makan 2-3 kali sehari secara teratur dengan gizi seimbang.
b. Kurangi makanan yang berminyak, berlemak dan santan.
c. Kurangi makanan yang manis
d. Perbanyaklah makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah.
e. Hindari minuman beralkohol.

2. OLAH RAGA.
a. Olah raga secara teratur 3 kali seminggu.
b. Cukup olah raga selama 1/2 hingga 1 jam agar badan tetap fit.
c. Olah raga sesuai dengan usia anda dan kondisi kesehatan anda
d. Tingkatkan kegiatan fisik sehari-hari

3. PERUBAHAN PERILAKU
Bulatkan tekad anda dalam usaha menurunkan berat badan dengan motivasi tinggi dan disiplin tinggi.

Bagaimana Mencegah Hipertensi ?
1. Diet tinggi serat, rendah lemak dan rendah garam
2. Tidak merokok
3. Istirahat cukup
4. Olahraga teratur
5. Menjaga Berat Badan
6. Mengukur tekanan darah secara teratur.

APAKAH PENYEBAB UTAMA KERUSAKAN HATI ?
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2. Pola makan yang terlalu berlebihan
3. Tidak makan pagi
4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
6. Minyak goreng yang tidak sehat, sedapat mungkin dikurangi penggunaannya
7. Jangan mengkonsumsi makan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat kecuali dalam kondisi yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati, sayur mayur yang dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian , sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan terlalu lama.

BAHAN MAKANAN SUMBER ENERGI
1. Beras, jagung, sagu, ubi dan hasil olahannya
2. Sumber protein : Nabati (Tempe, tahu, kacang-kacangan)
3. Hewani (daging, telur, ayam dan ikan)

SUMBER :

Tips Hidup Sehat, Majalah Kartini, Nomor 2161, 16-30 Maret 2006,

Pola Makan Sehat, online http://budiboga.blogspot.com/2007/05/pola-makan-sehat.html





Kenapa Harus Blogger yang Dipersalahkan

6 04 2008

Oleh: Romdan M. Rijal

Akhir-akhir ini banyak sekali isu dan berita – baik di media massa atau elektronik – yang membahas masalah website pemerintah yang terkena deface. Tidak hanya website pemerintah saja yang terkena dari dampak deface orang-orang pinter di dunia TI, akan tetapi juga sudah merambah pada website golongan-golongan yang mengatasnamakan dirinya parpol (alias partai politik), contohnya website partai Golkar yang terkena dampak deface setelah website Depkominfo.
Siapakah sebenarnya di balik aksi ini? Banyak sekali orang yang berpendapat bahwa itu adalah aksi para Hacker dan Blogger. Salah satunya Roy Suryo – yang dengan bangganya disebut sebagai pakar Telematika Indonesia, yang sebenarnya tidak lain hanyalah seorang yang tidak tahu apa-apa tentang masalah TI) – yang mengatakan hal tersebut (defacing) adalah ulah dari Hacker dan Blogger. Inilah salah kutipan dari komentar Roy Suryo yang dimuat di media elektronika;
“Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah.” [kompas.com]
“Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif.” [detik.com]
Kalau begitu saya yang mempunyai blog ini adalah salah satu dari mereka-mereka yang melakukan aksi defacing juga dong. Benarkah apa yang dikatakan oleh Roy (orang yang menyebut dirinya sebagai sang pakar TI) tersebut, dengan mengatakan asal-asalan tanpa menyelidiki kebenaran dari perkataan yang telah diucapkannya.
Sebenarnya antara Hacker, Cracker dan Bloger mempunyai banyak perbedaan dan itu sudah menjadi hal yang tidak awam bagi para pecinta dunia TI. Akan tetapi sayangnya segelintir orang yang dengan sok tahunya asal-asalan bicara demi memuaskan kepentingan pribadinya. Tidak ada dunia TI jika tidak ada yang namanya Hacker, tidak ada komputer jika tidak ada Hacker, tidak ada internet jika tidak ada Hacker, tidak ada website, blog, email, dan lain-lain jika tidak ada Hacker. Banyak sekali peran dari seorang Hacker dalam pembangunan dunia TI di dunia ini. Hacker adalah orang-orang yang pembangun sistim jaringan pada komputer serta membangun sistim pertahanannya. Akan tetapi banyak orang yang mengatakan bahwa para pembobol sistim jaringan, pengrusak komputer, penyebar virus dikatakan sebagai Hacker. Hal tersebut adalah salah besar dan membuat Hacker sejati membuat kesal akan sebutan tersebut. Hal semacam itu adalah aksi dari seorang Cracker yang selalu merusak, membobol dan lain sebagainya. Jadi biasakanlah untuk membedaan dengan benar antara Hacker dan Cracker. Bapak TI kita – Onno W. Purbo mengatakan dalam sebuah artikelnya mengenai Hacker dan Cracker, sebagai berikut;

“Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.”

Itu adalah cuplikan dari tulisan yang dibuat oleh Onno W. Purbo yang dimuat pada salah satu Blog. Dari sini jadi menjadi jelaslah perbedaan antara Hacker dan Cracker.
Selanjutnya bagaimana dengan Blogger yang ikut-ikutan dipersalahkan oleh Roy. Blogger adalah sekumpulan orang-orang yang mencintai duni TI yang tidak mempunyai server dan web hosting sendiri dan bisa juga tidak mempunyai web atas domain sendiri untuk menampilkan semua yang mereka miliki pada website pribadinya. Jadi mereka menggunakan jasa website yang menyediakan pembuatan blog gratis untuk membuat webblog sendiri walaupun domainnya numpang pada web yang menyediakan jasa tersebut. Misalnya ‘romdan.wordpress.com’ atau ‘romdan-laros.blogspot.com’.
Jadi tidak bisa blogger dipersalakan begitu saja karena blogger adalah sekumpulan orang yang ingin menyalurkan hobinya saja di dunia TI dan apakah salah kalau kita ingin menambah wawasan serta pengetahuan pada dunia TI, toh negeri kita menuntut sudah saatnya kita berubah dan generasi muda harus lebih meningkatkan lagi kualitas dari SDM-nya.
Kembali lagi pada bahasan tentang defacing, sebenarnya aksi defacing bukanlah aksi yang asal-asalan merusak website orang. Akan tetapi di balik itu semua mereka ingin menyampaikan pesan mereka tentang keadaan negara yang sudah menjadi tidak terkendali lagi terutama keadaan harga yang tidak ada habis-habisnya malambung tinggi. Tidak ada yang perlu dipersalahkan akan aksi defacing para Cracker ataupun Hacker. Sekarang permasalahannya adalah bagaimana negara memanfaatkan keahlian para Hacker dan Cracker untuk sesuatu yang bisa berguna.
Para Hacker dan Cracker adalah orang-orang yang mempunyai keahlian pada dunia TI baik pada sistim pertahanan ataupun penyusupan (pembobolan). Kalau pemerintah bisa berpikir lebih jauh lagi sebenarnya kedua profesi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai Cyber Police untuk mempertahankan keamanan negara lewat dunia maya. Apalagi pemerintah sudah mengesahkan UU ITE yang bertujuan memperbaiki kualitas dari sistem informasi yang tersedia pada dunia TI ini. Tidak ada salahnya kalau orang-orang yang terbiasa dengan pertahanan dan pengrusakan dijadikan sebagai orang yang malah memperkuat sistim jaringan. Logikanya jika seseorang tersebut bisa menerobos sistim jaringan maka seseorang tersebut bisa mengetahui cela yang terdapat pada jaringan tersebut dan jika sudah mengetahui kelemahan tersebut maka tidak asing lagi bahwa mereka mampu untuk mempertahankan dan mengatasi kelemahan tersebut.
Jadi terima kasih kepada Bapak Depkominfo yang mengundang dan mengajak diskusi para Hacker / Cracker / Blogger untuk diajak mempertahankan sistim jaringan negara lewat dunia TI. Ini sama artinya istilah memanfaatkan kekurangan menjadi kelebihan.
Terus berjuang para Hacker, Cracker dan Blogger…kita kembangkan kemampuan kita lewat dunia TI…salam Romdan M. Rijal.





Keseimbangan Ekonomi IS-LM

6 04 2008

1.1Pasar Barang Dan Kurva IS
Pasar barang adalah pasar dimana semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dan dalam jangka waktu tertentu.
Permintaan dalam pasar barang merupakan agregasi dari semua permintaan akan barang dan jasa di dalam negeri, sementara yang menjadi penawarannya adalah semua barang dan jasa yang diproduksi dalam negeri.
Dalam ekonomi konvensional, kesimbangan umum dapat terjadi apabila pasar barang dan pasar uang ada di dalam keseimbangan. Dalam keadaan keseimbangan umum ini besarnya pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) yang terjadi akan mencerminkan pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (i) yang seimbang baik di pasar barang maupun di pasar uang. Namun, dalam ekonomi Islam, system bunga dihapuskan.
Kurva IS menyatakan hubungan antara tingkat bunga (i) dan tingkat pendapatan (Y) yang muncul di pasar barang dan jasa. Kurva IS juga menyatakan “investasi” (I) dan “tabungan”.
Dengan asumsi perekonomian tertutup, dimana ekspor adalah nol, maka pengeluaran yang direncanakan sebagai jumlah konsumsi (C), investasi yang direncanakan (I), dan pembelian pemerintah (G).
E = C + I + G
Dimana : C = C(Y – T)
Persamaan ini menunjukkan bahwa konsumsi tergantung pada pendapatan disposibel (Y – T), yang merupakan pendapatan total Y dikurangi pajak T. Diasumsikan investasi yang direncanakan adalah tetap I, dan kebijakan fiskal-tingkat pembelian dan pajak pemerintah- adalah tetap G dan T. Sehingga dikombinasikan menjadi :
E = C(Y – T) + I + G
Selanajtunya perekonomian berada dalam keseimbangan (equilibrium) ketika pengeluaran aktual sama dengan pengeluaran yang direncanakan. Asumsi ini didasarkan pada gagasan bahwa ketika rencana orang-orang telah direalisasikan, mereka tidak mempunyai alasan untuk mengubah apa yang mereka lakukan. Mengingat Y sebagai GDP aktual tidak hanya pendapatan total tetapi juga pengeluaran total atas barang dan jasa, sehingga dapat ditulis kondisi keseimbangan sebagai :
Pengeluaran Aktual = Pengeluaran Yang Direncanakan
Y = E
Dapat disimpulkan, kurva IS menunjukkan kombinasi dari tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar untuk barang dan jasa. Perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskal yang meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kanan. Perubahan-perubahan dalam kebijakan fiskal yang mengurangi permintaan terhadap barang dan jasa menggeser kurva IS ke kiri.

1.2 Pasar Barang Dan Kurva IS Dalam Persfektif Islam

Pada system ekonomi Islam bunga tidak diberlakukan, sehingga keseimbangan di pasar barang pada ekonomi Islam ini sangat berbeda dengan keseimbangan pasar barang pada system ekonomi konvensional. Hal ini karena system bunga dihapuskan dan diganti dengan tingkat keuntungan yang diharapkan (r).
Secara matematis, hubungan fungsional antara pengeluaran konsumsi rumah tangga (C) dan pendapatan (Y) dapat dinyatakan sebagai berikut :

C = f ( Y) dengan C = C1 + C2
C1 = pendapatan muzakki ; C2 = pendapatan mustahiq

Investasi perusahaan dalam ekonomi Islam tergantung dari tingkat keuntungan yang diharapkan dan biaya asset yang kurang produktif. Makin tinggi keuntungan yang diharapkan, dan makin besar biaya asset yang kurang produktif maka semakin besar investasi yagn dilaksanakan dan sebaliknya.
Dalam analisis keseimbangan sektot riil, kondisi keseimbangan perekonomian dapat digambarkan kedalam sebuah kurva yang disebutkan kurva ISI. Kurva ISI adalah tempat kedudukan titik-titik yang menghubungkan tingkat keuntungan yang diharapkan ( R) dan pendaptan nasional (Y), yang dimana pasar barang berada dalam kondisi keseimbangan .
Pergeseran fungsi investasi dan fungsi tabungan (atau fungsi konsumsi) akan mengakibatkan pergeseran kurva ISI. Kenaikan biaya atas asset yang kurang produktif (menganggur) akan menyebabkan meningkatnya permintaan investasi dan sepanjang tidak ada perubahan fungsi tabungan, akan mengakibatkan pergeseran kurva ISI ke kanan bawah.

1.3. Pasar Uang dan Kurva LM

Alasan utama dalam memegang uang dalam ekonomi Islam adalah karena motif transaksi dan motif berjaga-jaga adalah. Spekulasi tidak akan pernah ada. Dengan demikian permintaan uang untuk tujuan spekulasi (sebagai fungsi tingkat bunga) menjadi nol dalam ekonomi Islam. Oleh karena itu, permintaan uang dalam ekonomi islam berhubungan dengan tingkat pendapatan. Besarnya persediaan uang tunai akan berhubungan dengan pendapatan dan frekuensi pengeluaran.
Hubungan antara tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang muncul di pasar uang dinyatakan dengan Kurva LM. Teori preferensi likuiditas menyatakan bahwa tingkat bunga menyesuaikan untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan untuk aset perekonomian yang paling likuid, yaitu uang. Jika M menyatakan penawaran uang dan P menyatakan tingkat harga, maka M/P adalah penawaran dari keseimbangan uang riil. Teori preferensi likuisditas mengasumsikan adanya penawaran uang riil tetap. Penawaran uang (M) adalah variabel kebijakan eksogen yang dipilih oleh bank sentral. Tingkat harga P juga merupakan variabel eksogen dalam model ini (dianggap tingkat harga adalah tertentu (given) karena model IS-LM menjelaskan jangka pendek ketika tingkat harga adalah tetap. Asumsi ini menunjukkan bahwa penawaran uang riil adalah tetap dan biasanya tidak tergantung pada tingkat bunga.
Teori preferensi likuiditas menegaskan bahwa tingkat bunga adalah sebuah determinan dari berapa banyak uang yang ingin dipegang orang. Alasannya adalah bahwa tingkat bunga adalah biaya peluang (opportunity cost) dari memegang uang: biaya yang harus ditanggung akrena memegang aset dalam bentuk uang, yang tidak mendapat bunga baik dalam bentuk deposito atau obligasi. Ketika tingkat bunga naik, orang-orang hanya ingin memegang lebih sedikit uang.
Jadi rumus permintaan terhadap uang riil adalah :
(M/P)d = L (r)
Dimana fungsi L(r) menunjukkan bahwa jumlah uang yang diminta tergnatung pada tingkat bunga. Tingkat bunga adalah biaya dari memegang uang, sehingga semakin tinggi tingkat bunga semakin rendah jumlah keseimbangan uang riil yang diminta. Untuk menjelaskan berapa tingkat bunga yang berlkau dalam perekonomian, maka dikombinasikan penawaran dan permintaan terhadap uang riil. Menurut teori preferensi likuiditas, tingkat bunga menyesuaikan untuk menyeimbangkan pasar uang. Pada tingkat bunga keseimbangan, jumlah uang riil yang diminta sama dengan jumlah penawarannya.
Bagaimana tingkat bunga mencapai keseimbangan penawaran dan permintaan uang? Penyesuaian terjadi karena kapan pun pasar uang tidak berada dalam keseimbangan, orang-orang berusaha menyesuaikan portofolio aset mereka dan dalam prosesnya, mengubah tingkat bunga.
Tingkat pendapatan mempengaruhi permintaan terhadap uang. Ketika pendapatan tinggi, pengeluaran juga tinggi, sehingga masyarakat terlibat dalam lebih banyak transaksi yang mensyaratkan penggunaan uang. Jadi, uang yang lebih banyak menunjukkan permintaan uang yang lebih besar.
Dapat dituliskan dalam fungsi permintaan uang sebagai berikut :
(M/P)d = L(r,y)
Kurva LM menggambarkan hubungan di antara tingkat pendapatan dan tingkat bunga. Semakin tinggi tingkat pendapatan semakin tinggi permintaan terhadap keseimbangan uang riil, dan semakin tinggi tingkat bunga keseimbangan. Karena itu, kurva LM miring ke atas.
Penurunan dalam penawaran dari keseimbangan riil menaikkan tingkat bunga yang menyeimbangkan pasar uang. Maka penurunan dalam keseimbangan riil menggeser kurva LM ke atas. Jadi kurva LM menunjukkan kombinasi tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar untuk keseimbangan uang riil. Kurva LM digambar untuk penawaran dari keseimbangan uang riil tertentu. Penurunan dalam penawaran dari keseimbangan uang riil menggeser kurva LM ke atas. Kenaikan dalam penawaran dari keseimbangan uang riil menggeser kurva LM ke bawah.

1.4. Pasar Uang dan Kurva LM dalam persfektif Islam
Spekulasi tidak ada dalam ekonomi islam, yang ada hanyalah motive transaksi dan berjaga-jaga. sehingga permintaan uang dalam ekonomi islam berhubungan dengan tingkat pendapatan. Besarnya persediaan uang tunai akan berhubungan dengan tingkat pendapatan, dan frekuensi pengeluaran. Jumlah uang yang diperlukan dalama ekonomi islam hanya memenuhi kedua motiv tersebut. Pada tingkat tertentu diatas yang telah ditentukan akan dikenakan zakat atas asset yang kurang produktif. Sesuatu hal yang penting disini adalah bahwa pemerintah, memelihara keseimbangan, tidak dengan meningkatkan penawaran uang tetapi justru dengan menaikan biaya atas uang mengangur. Ini akan menjamin bahwa penawaran uang tidak akan sampai ke tingkat rawan inflasi, sebagai reaksi atas peningkatan permintaan uang yang kemungkinan akan terbelanjakan kemudian tanpa mempengaruhi peningkatan akan barang dan jasa. Juga penting disinggung bahwa yang dimaksud dengan biaya atas uang menganggur adalah pajak yang dapat dibebankan negara bila mengalami tingkat inflasi.
Pada perusahaan, kebutuhan uang tunai akan berubah dalam interval waktu dan tingkat aktivitas usaha. Pembayaran dari seorang pengusaha kepada pengusaha yang lain akan berubah menurut tingkatan proses produksi dan tingkatan integrasi dalam perekonomian dengan anggapan hal-hal lain tetap, meningkatkan integrasi ini, menurunkan permintaan uang tunai.

Keseimbagan IS-LM pada ekonomi Konvensional

Maka keseluruhan bagian dari model IS-LM dapat disimpulkan sebagai berikut :

Y = C(Y – T) + I (r) + G , IS
M/P = L(r,Y) , LM

Keseimbangan perekonomian adalah titik dimana kurva IS dan LM berpotongan. Titik ini memberikan tingkat bunga r dan tingkat pendapatan Y yang memenuhi kondisi untuk keseimbangan baik dalam pasar barang maupun pasar uang. Dengan kata lain, pada perpotongan ini pengeluaran aktual sama dengan pengeluaran yang direncanakan, dan permintaan terhadap keseimbangan uang riil sama dengan penawarannya.

Tingkat
Bunga,r LM

Tingkat bunga
Keseimbangan
IS

Tingkat Pendapatan Pendapatan, output, Y
Keseimbangan

2.2.Keseimbangan di Pasar Uang dalam Ekonomi Islam

Kurva IS dan LAM dalam kerangka Islam dapat digambarkan sebagai berikut:

Pengertian kurva diatas adalah keseimbangan di pasar barang dan pasar uang terjadi pada saat Yo dan ao. Kurva IS sangat dipengaruhi oleh keinginan pelaku usaha dalam berivestasi dimana pelaku usaha dan pemilik modal untuk mendapatkan tingkat optimum ekspektasi return yang diperoleh dari investasi. Tingkat optimum ekspektasi return dipresentasikan pada rasio ao. Sedangkan kurva LAM dipengaruhi oleh tingkat ao yang rendah menyebabkan keinginan dari pemilik modal untuk memegang uang dan memanfaatkan uang tersebut untuk motiv altruistic.

.
DAFTAR PUSTAKA

Nurul Huda, BAB VII Keseimbangan IS-LM Dengan Pendekatan Ekonoomi Islam, 2007
Bahan dan Makalah-makalah Ekonomi Makro Islam .
Metwally, M.M. Teori dan Model Ekonomi Islam. Jakarta : PT.Bangkit Daya Insana.
1995





KEYBOARD SHORTCUT

5 04 2008

Microsoft Office adalah program yang paling banyak digunakan pada dunia usaha baik kecil maupun besar, terutama Microsoft Office Word, yakni program sederhana yang biasa digunakan untuk mengolah kata atau istilah gampangnya digunakan untuk mengetik. Namun terkadang kita sering kewalahan jika pekerjaan menuntun kecepatan kita dalam mengoprasikannya karena suatu hal atau keadaan. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya ingin membagi sedikit pengetahuan mengenai MS. Word tentang Keyboard Shortcuts yang bisa sedikit mempercepat kerja anda pada MS. Word. Dengan mengaplikasikan perintah-perintah yang ada di jendela MS. Word menggunakan keyboard, anda tidak perlu lagi mengandalkan kerja Mouse yang biasanya mengalami trouble dan membuat lambat kerja kita. Yaudah dech gak usah lama-lama pidatonya…langsung aja…here they are…. 😀

DASAR MICROSOFT OFFICE

PERINTAH

FUNGSI

ALT+TAB

Untuk berpindah ke jendela lain (berikutnya)

ALT+SHIFT+TAB

Untuk berpindah ke jendela lain (sebelumnya)

CTRL+W / CTRL+F4

Menutup jendela yang sedang aktif

CTRL+F5

Mengembalikan ukuran jendela aktif ke ukuran sebelum di maximize

F6

Untuk berpindah dari jendela utama ke Task Pane. Tekan F6 lagi jika ingin berpindah ke jendela utama lagi.

CTRL+F6

Untuk berpindah ke jendela utama yang lain, jika sedang membuka banyak jendela.

CTRL+F10

Me-maximize atau me-restore jendela yang aktif

PRINT SCREEN

Meng-Copy gambar dari jendela ke Clipboard

CTRL+F12

Memunculkan kotak dialog Open

F12

Memunculkan kotak dialog Save As

CTRL+B

Menebalkan tulisan/teks

CTRL+I

Memiringkan tulisan/teks

CTRL+U

Menggaris bawahi tulisan/teks

CTRL+SHIFT+<

Memperkecil ukuran font

CTRL+SHIFT+>

Memperbesar ukuran font

CTRL+SPACEBAR

Menghapus format paragraf atau karakter

CTRL+C

Copy – Menggandakan teks / objek

CTRL+X

Cut – Memindah teks / objek

CTRL+V

Paste – Memunculkan hasil dari perintah Copy atau Cut

CTRL+Z

Undo – Membatalkan pada perintah sebelumnya

CTRL+Y

Redo – Mengembalikan pada perintah selanjutnya

CTRL+N

New – Membuat dokumen / lembar kerja baru

CTRL+O

Open – Membuka dokumen

CTRL+W

Close – Menutup jendela aktif

CTRL+S

Save – Menyimpan dokumen

CTRL+F

Find – Mencari teks atau karakter

CTRL+H

Replace – Merubah teks atau karakter

CTRL+G

Go to – berpindah ke halaman tertentu

ESC

Cancel – membatalkan perintah

ALT+CTRL+P

Berpindah ke tampilan mode Print Layout

ALT+CTRL+O

Berpindah ke tampilan mode Outline

ALT+CTRL+N

Berpindah ke tampilan mode Normal

CTRL+P

Print – Mencetak dokumen

ALT+CTRL+I

Print preview

ALT+CTRL+M

Insert a comment

ALT+CTRL+F

Insert a footnote – memasukkan catatan kaki

CTRL+K

Insert a hyperlink

BACKSPACE

Menghapus satu karakter ke kiri

CTRL+BACKSPACE

Menghapus satu kata ke kiri

DELETE

Menghapus satu karakter ke kanan

CTRL+DELETE

Menghapus satu kata ke kanan

CTRL+ENTER

Insert a page break

CTRL+SHIFT+ENTER

Insert a column break

ALT+CTRL+C

Memasukkan simbol Copyright (©)

ALT+CTRL+R

Memasukkan simbol Registered Trademark (®)

ALT+CTRL+T

Memasukkan simbol Trademark (™)

SHIFT+Arrow Key

Mengeblok / menyeleksi teks per karakter

CTRL+SHIFT+Arrow Key

Mengeblok / menyeleksi teks per kata

CTRL+A

Mengeblok / menyeleksi semua karakter yang ada di dokumen

CTRL+LEFT ARROW

Berpindah satu kata ke kiri

CTRL+RIGHT ARROW

Berpindah satu kata ke kanan

CTRL+UP ARROW

Berpindah satu paragraf ke atas

CTRL+DOWN ARROW

Berpindah satu paragraf ke bawah

UP ARROW

Berpindah satu baris ke atas

DOWN ARROW

Berpindah satu baris ke atas

END

Berpindah pada karakter / baris paling akhir

HOME

Berpindah pada karakter / baris paling awal

CTRL+]

Memperbesar ukuran font 1 point

CTRL+[

Memperkecil ukuran font 1 point

CTRL+D

Merubah format karakter

SHIFT+F3

Change case – merubah huruf kecil / besar

CTRL+SHIFT+D

Garis bawah double

CTRL+1

1 spasi

CTRL+2

2 spasi

CTRL+5

1.5 spasi

CTRL+E

Center – rata tengah

CTRL+J

Justify – rata kanan kiri

CTRL+L

Left – rata liri

CTRL+R

Right – rata kanan

CTRL+T

Hanging paragraf

ALT+SHIFT+D

Memasukkan tanggal

ALT+SHIFT+T

Memasukkan jam

Sebenarnya masih banyak keyboard shortcut yang disediakan oleh MS. Word ini…tapi saya kira ini sudah lumayan lah untuk merubah kebiasaan yang selalu tergantung pada Mouse…semoga pengetahuan yang sedikit ini bisa bermanfaat….key…see you next time…(Romdan M. Rijal).

(Sumber: Microsoft Document)